Long distance relationships can be very difficult, especially at the
start. It can be very annoying when i love someone but we're
separated by distance. The most difficult thing to deal with is the fact i can't see him.
And it's been a month we didn't see each other.
Entahlah sebagai wanita manja yang sempet skeptis sama yang namanya pacaran jarak jauh, akhirnya sekarang gue di 'hukum' dengan harus berhadapan sama yang namanya Long Distance Relationship. Berat? iyalah. Kalo ada yang bilang, 'if someone means something to yoou, distance means nothing' gue tegasin sekali lagi itu BULLSHIT! kalo seseorang keberadaannya penting pasti bakalan kesel kalo ga bisa ketemu langsung, kalo ga berarti mah sakbodoamat.
Tapi toh sekarang jarak itu sesuatu yang harus dan mau gak mau gue deal with it. Waktu tau bakalan LDR aja gue sempet ragu dan mikir how can it work? Gue pribadi belum pernah ngerasain yang namanya ldr dan si pacar walaupun pernah tapi ya hancur lebur. Seminggu pertama apalagi, gue bawaannya kesel mulu, marah-marah mulu dan ngerasa apa enaknya sih pacaran begini? Dan satu lagi, dengan gak bisa liat dia secara langsung berarti gue cuma bisa menggapai dia secara maya, cuma di chat dan paling banter ya video call. Apa itu cukup? Sedih lah biasanya gue sama dia ketemu hampir tiap hari, ketawa-ketiwi tiap hari dan sekarang gue harus sabar buat ga ketemu.
Sempet temen gue curhat tentang dia yang juga LDR dan ngerasa curiga sama pacarnya. Lalu ntah kenapa gue bisa bales dengan, "Buat apa sih curiga? Yakin gak dia sayang? Yakin gak kalo apa yang lo jalanin sekarang bakalan ada ujungnya? Percaya dan ngertiin aja sepenuhnya, dia bakalan jadi orang super idiot kalo tetep macem-macem padahal kita super pengertian dan super baik"
Iya, setelah itu gue sadar. Apa sih yang gue takutin dari jarak? If you love him just be thankful at the fact that you have
them, even if he isn't 'with' you right now. Be thankful that you
have a relationship and that you
have someone special in your life.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar