23/07/15

Separated

"Hi, apa kabar? Remember me?"
Sebuah kalimat singkat yang cukup membuat mataku terbelalak dan dahiku mengernyit. Bukan, bukan karena isi kalimat itu tapi karena nama pengirimnya.
Sebuah kontak yang sudah entah beberapa tahun ini kubiarkan saja tanpa mencoba menghubungi si yang mpunya, sebuah nama yang kupikir...mungkin tidak akan kembali menyapaku.
.
.
.
"Ah aku masuk kampus itu! Kamu bagaimana? Success or...?"
"Failed." tanpa ada tambahan penjelasan lain satu kata itu mampu mengubah ekspresiku, mengubur tawa dan rasa bahagiaku. "Well, selamat ya! Kapan pindahan?" Ada perasaan lain yang menghinggapiku saat itu. Ya aku senang karena aku lulus tes tapi aku sedih karena aku harus jauh dari kamu. Ratusan kilo....
Dan ya karena ratusan kilo itu aku mengacuhkanmu. Mulai menjauh perlahan dan menghilang. Akhirnya seperti ini lah kita sekarang, menjadi dua orang asing yang pernah memiliki cerita.
.
.
.
"Baik, kamu apa kabar?" Balasku singkat dan mungkin kamu pun merasa bahwa aku hanya sekedar berbasa-basi. Setelah itu pesanmu pun hanya terkesan sekenanya. Tidak seperti dulu, panjang penuh lelucon dan petuah. Mungkin kamu sadar, kita tidak akan bisa lagi seperti dulu. Ada perasaan yang harus kamu dan aku jaga.
Tapi bagaimanapun juga terimakasih sudah mengingatku. Walaupun hanya sekedar sapa :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar