Mungkin benar, salah
satu hal tersulit adalah melepaskan. Merelakan. Menyusun kembali kepingan dari
hati yang patah. Dan memang hal itu bukan perkara mudah.
Namun, hidup tetap
harus berjalan kan? Dan kamu, mungkin hanya harus terus tersenyum. Meski mungkin
sekarang senyum itu bukan karena dia.
Tidak apa, banyak hal yang dapat mengukir
senyummu itu kembali kan? Pelan pelan saja, menangislah sesekali jika memang
dadamu terlalu sesak tetapi kembali lah tersenyum sesudahnya.
Kamu tidak perlu
sekuat tenaga menghapus apapun atau berusaha tidak memikirkan apa yang
membuatmu teringat padanya. Tidak perlu. Biarkan ingatan itu memudar dan
terhapus perlahan. Tak perlu pula terburu-buru membuka hati, hey ingat.. hatimu
baru saja terluka. Biarkan ia mengering dulu. Yang perlu kamu lakukan hanyalah
terus berjalan dan menikmati apa saja yang ada sekarang. Dan merasa bahagia
karena hal itu.
Jangan lagi berharap
memutar waktu, apalagi menengok kebelakang. Lihat lah semua baik baik saja kan? Semuanya
baik baik saja seperti saat sebelum kamu bertemu dengannya kan? Dan tentang
perasaanmu, sabarlah, akan ada waktu dimana saat kamu mendengar namanya, jantungmu tak lagi berdegup kencang dan tak ada perasaan apapun yang tersisa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar