Katamu, bercanda denganku,
berbincang dan berbagi cerita denganku merupakan salah satu dari sekian banyak
hal favoritmu. Katamu, kamu membenci
pagi tapi bisa saja tidak, jika aku menyapa pagimu. Ya memang tidak susah kok
mengucapkan selamat pagi, mbak-mbak swalayan saja melakukannya. Aku
berhasil melakukannya beberapa kali kan? Walau tidak setiap pagi dan kamu pun tidak
setiap saat butuh itu.
Terkadang aku tidak
lakukan, karena malam sebelumnya aku bisa saja bercerita denganmu semalaman
suntuk. Bercerita tentang apapun. Hey terimakasih ya sudah mau mendengarkan. Memperhatikan
dengan tenang setiap kata dan kalimat yang aku katakan, sehingga aku tidak tahu
bagaimana kamu bisa saja hafal setiap nama yang aku sebutkan. Atau jangan
jangan kamu mencatat semuanya ya?
Katamu aku adalah orang
yang pertama kamu sapa setiap pagi, dan orang terakhir yang kamu ajak bicara setiap
malam. Itu cukup untuk memastikan posisiku dimatamu, tak perlu kamu ucapkan.
Aku sudah pernah
mendengar ucapan cinta berkali-kali tetapi ternyata...ya kamu tau kan bagaimana akhirnya? Dan sekali
lagi kutegaskan, kamu tidak perlu mengucapkan itu.
Datanglah padaku
jika siap. Hey aku bukan sedang menuntut mengancam atau apa, tapi menurutku..percuma
jika kita berkomitmen sekarang. Untuk saat ini, aku lelah dengan komitmen yang
menahun tapi berakhir begitu saja.
Jika aku memang
untukmu, kamu tidak perlu 'mengikat'ku sekarang. Akan ada masanya kamu datang padaku
bukan untuk sekedar berkata cinta atau apalah itu.
Jika aku memang
untukmu, hati ini akan tergerak sendiri dan berlabuh padamu kok :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar