15/03/17

SPEAK UP: Politik dan Agama.

Gue sama sekali bukan tipikal orang yang pemilih dalam berteman. Teman gue beragam banget dari mulai yang kaya banget sampai yang yah buat diajak makan aja dia selalu minta ditraktir, dari yang alim banget sampe yang ‘liar’ banget. Tapi gue sangat pemilih untuk teman bertukar pikiran. Gue bisa aja nih sangat cocok dan terbuka banget buat curhat soal cinta-cintaan sama salah seorang temen gue, tapi saat tau dalam hal lain, misalnya dalam pandangan politik gue ternyata sama dia berbeda pendapat, gue lebih memilih untuk gak ngobrol masalah politik sama dia. Karena gue cuma gak mau mencederai pertemanan gue karena beberapa opini gue dan dia berbeda. Gue lebih memilih untuk diam dan silently judging gitu sih daripada harus berdebat. Dan kalaupun terpaksa harus ngobrol tentang hal itu, gue cuma akan 'iya iya' aja ngedengerin dan terkesan not interested. Salah satu orang terdekat gue ternyata bisa 'ngebaca' hal ini, dan dia pun paham "Aku tau kamu tuh iya-iya aja tapi padahal diem diem gak kamu dengerin". Padahal sebenernya on the other side, gue termasuk orang yang 'panasan' orang yang kalo berbicara dan ngobrolin sesuatu itu cukup vokal dan ber api-api. Nah untuk hal itu, gue menulis ini. Karena yaaa, blog blog gue! hehe

25/10/16

Kotak Harta Karun

Entah kenapa dilingkungan saya ini, saya melihat sendiri bahwa komitmen memang susah untuk dipertahankan apalagi kalau berkenaan dengan adanya orang ketiga. Dan bahkan menjadi setia itu seperti perkara yang sulit dilakukan. Apa ternyata setia itu sekarang ini hanyalah kata dilirik lagu semata? Atau malah setia itu saat ini hanyalah nama sebuah band? iya, setia-band. Oke bye. haha
👧 gimana kalau dalam proses memperbaiki diri kamu, saya bertemu orang lain?
👦 tidak apa apa, berarti kamu bukan rejeki saya.

Kepada kamu, ya memang tentang jodoh tidak ada yang tahu, pun tidak ada yang bisa memaksakan. Sekuat apa aku menggenggam, apa yang tidak ditakdirkan untukku pasti akan terlepas. Aku tau, aku paham.

27/05/16

Jangan jadi orang jahat

T: Sumpah ya, lo gak usah sok berhati malaikat deh! Kalo gue jadi lo mah udah abis kali itu cewe.
F: Haha i'm not that angel kok, kesel sih, marah, pengen gue cakar cakar malah sebenernya..tapi.... gue cuma ga mau jadi orang jahat. Semua cerita itu selalu punya dua sisi, dari sisi kita dan dari sisi dia
T: I know, tapi secara kasat mata gitu loh maksud gue

12/05/16

LOST



 I used to think I couldn’t go a day without your smile. Without telling  you things and hearing your voice.
Then..that day arrived and It was so hard but the next day was harder. Iknew it was going to get worse and I wasn’t to be okay for a very long time.
Because losing someone isn’t an occasion or an event. It just doesn’t happen once. It happens over and over and over again.
I lose you everytime I see your name on my contact list, whenever that one song play on the radio, or when I discover your t-shirt at the bottom of my laundry. I lose you everytime I think of hugging you, holding you or waiting you. I go to bed at night and lose you when I wish I could tell you about my day. And when I wake up and realize you’re not there anymore. I begin to lose you all over again.