27/04/17

From Biologist to Secretary

Gue sebenernya agak bingung sih gimana harus memulai tulisan gue ini, tapi intinya gue pengen ngobrolin (atau lebih tepatnya curhat kali yah) tentang kerjaan gue saat ini... yaitu jadi sekretaris. And Yes, gue ulangi lagi yah.. (((Sekretaris))) haha yep, satu pekerjaan yang gak pernah gue bayangin sebelumnya dan sangat jauuuuhhh sekali dari apa yang selama ini gue geluti. Sangat jauh sekali dari basic gue. Emm jadi pekerjaan ini itu adalah pekerjaan kedua gue semenjak lulus kuliah. Pekerjaan pertama gue itu ngajar, seperti apa yang pernah gue tulis disini. Walaupun ngajar itu juga sesuatu yang gak pernah gue bayangin tapi at least gue ngajar di bidang yang emang gue geluti, biologi. Lah ini? :')


Sebenernya gue udah enjoy ngajar, gue udah mulai menikmati ritme rutinitas gue walaupun mungkin belum sepenuhnya sempurna dan masih banyak yang kurang tapi pada satu titik... gue berpikir, gue gak akan bisa survive di lingkungan ngajar karena gue bukan sarjana pendidikan, lingkup gue akan disitu situ aja dan gue gak bisa berkembang. Namanya manusia pasti gak pernah ada puasnya, pasti selalu ada hasrat ingin lebih kan? Nah itu lah yang gue rasain, gue pengen ngerasain kerja di suatu perusahaan lah pokoknya, pengen memperbanyak pengalaman. Dan akhirnya masuk lah gue di salah satu grup perusahaan yang bergerak di beberapa bidang, which is perkebunan, perkebunan kelapa sawit, pengolahan CPO dan manufacturer cable. Awalnya gue akan ditempatkan sebagai analisis hasil kebun kelapa sawit tapi berhubung kebetulan sekretaris bos gue resign karena ikut suaminya keluar kota, akhirnya gue lah yang menggantikan untuk sementara waktu. Iya, sementara waktu, dulu sih bos gue bilangnya gitu. Tapi ternyata karena satu dan lain hal akhirnya berkelanjutan sampai sekarang haha

Sebenernya gue gak bermasalah sekali sih dengan posisi ini, gue oke dan fine aja. Tapi mungkin karena karakter pribadi gue, gue agak kesulitan berada di posisi ini. As we know lah ya, pekerjaan ini itu mengharuskan gue berhubungan langsung dengan banyak orang, gue diharuskan untuk peka dan pintar membaca situasi. Nah hal ini lah yang agak bikin gue kesulitan, karena secara pribadi gue cenderung lebih cuek dan straight to the point. Gue paling gak bisa tuh basa basi, dan cengengesan kalo gue lagi gak pengen. Gue gak bisa tuh beramah tamah sama orang yang secara gesture gue gak suka. Gue gak ngerti tuh cara sok akrab sama orang. Dan sebenernya gue itu paling gak bisa multi tasking. Dan pekerjaan gue saat ini, sangat mengharuskan gue untuk multi tasking. Tapi ternyata gue sadar, gue harus banyak belajar, gue gak bisa berdiam di zona nyaman gue. Bukannya itu yang gue mau? dapet pengalaman baru? Apa gunanya pengalaman baru kan kalo dari pengalaman tersebut gue gak bisa ambil pelajaran? Lagipula kalau gue mau melihat lebih dalam, banyak pelajaran yang bisa gue ambil dari pekerjaan ini. Being a secretary makes you know how the boss think, what a businessman does and how professional build a team. Mudah mudahan aja sifat terus selalu bersyukur tapi gak pernah puas (nah loh gimana?) ini terus terpelihara yah. Jadi suatu saat nanti, apa yang gue liat dan gue pelajari bisa tertanam terus gue praktekin di diri gue sendiri; being a boss, businesswoman and professional hehe Can i get an Aameen?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar