19/10/13

At what age do you wish to get married?


Lagi musim nikah ya hehe. Ya begitulah, entah kenapa belakangan ini banyak orang disekitar saya yang memutuskan untuk melepas masa lajang dan membina rumah tangga di usia yang bisa dibilang.. cukup muda. Entah keberanian macam apa yang dimiliki oleh mereka sehingga mengambil keputusan untuk menikah saat masih kuliah atau baru saja memakai toga. Tapi saya tetap turut berbahagia. Mereka pasti sudah memikirkan matang-matang segala baik buruknya, toh menikah juga merupakan ibadah kan?
Bagaimana dengan saya? Iya, saya memang sempat berfikir untuk menikah di usia muda. Saya pikir menyenangkan jika anak saya nanti usianya tidak terpaut terlalu jauh dengan saya. Tapi... itu dulu. Sekarang saya malah berfikir, jika saya menikah muda... mampukah saya? Mampukah saya tidak membebani orang tua dengan masalah financial keluarga saya? Mengingat tidak ada pekerja berusia muda yang memiliki gaji berlebih. Mampukah saya mendidik anak saya nanti dengan mental yang saya miliki sekarang? Mampukah saya untuk memendam ego saya dan patuh sepenuhnya pada suami saya? Mampukah saya melayani suami saya dengan baik? Mampukah? Dan saat saya bertanya itu semua pada diri saya, yang saya temukan hanyalah sebuah kata; belum.
Bagi saya menikah bukan perkara umur, tapi perkara kesiapan. Dan kesiapan seseorang itu berbeda-beda. Mungkin ada yang siap di umur 20 tetapi bahkan ada yang sampai umur 30 belum tergerak hatinya untuk membina rumah tangga. Jika nanti saya menikah, saya ingin disaat saya benar-benar siap. Siap lahir batin dan siap sepenuhnya lepas dari orang tua. Kenapa lepas dari orang tua butuh kesiapan? Karena meninggalkan rumah bukan perkara yang mudah bagi seorang anak perempuan. Siapapun pria yang nanti membawa saya pergi dari rumah, dia pasti pria hebat yang mampu meyakinkan kedua orang tua saya.

Ah, udahlah rin.. segala ngomongin nikah, pake toga aja belom! -______-

Can we get an 'ameen' ? :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar