27/04/17

From Biologist to Secretary

Gue sebenernya agak bingung sih gimana harus memulai tulisan gue ini, tapi intinya gue pengen ngobrolin (atau lebih tepatnya curhat kali yah) tentang kerjaan gue saat ini... yaitu jadi sekretaris. And Yes, gue ulangi lagi yah.. (((Sekretaris))) haha yep, satu pekerjaan yang gak pernah gue bayangin sebelumnya dan sangat jauuuuhhh sekali dari apa yang selama ini gue geluti. Sangat jauh sekali dari basic gue. Emm jadi pekerjaan ini itu adalah pekerjaan kedua gue semenjak lulus kuliah. Pekerjaan pertama gue itu ngajar, seperti apa yang pernah gue tulis disini. Walaupun ngajar itu juga sesuatu yang gak pernah gue bayangin tapi at least gue ngajar di bidang yang emang gue geluti, biologi. Lah ini? :')

15/03/17

Pointing out people's sins

Well, setelah kemarin gue ngepost tentang orang orang yang nyinyir ke sesama muslim (which is ulama) dan agamanya sendiri, ada salah seorang temen gue yang ternyata baca dan cukup kaget tentang opini gue yang menurut dia 'islam banget'. Lalu gue coba jelasin, point gue adalah untuk orang orang yang tukang nyinyir bukan untuk yang punya pandangan bersebrangan, misalnya menurut dia gausah lah campurin agama sama politik, It's okay, just go with it. Terus dia coba menyampaikan pandangan dia, kalo gue tuh gak fair cuma nilai orang yang let's say.. sekuler. Maksudnya kan banyak juga tuh orang yang terlalu beragama lalu pada akhirnya jadi merasa berhak untuk menilai orang lain itu pendosa. Nah padahal ini juga gak bener.

SPEAK UP: Politik dan Agama.

Gue sama sekali bukan tipikal orang yang pemilih dalam berteman. Teman gue beragam banget dari mulai yang kaya banget sampai yang yah buat diajak makan aja dia selalu minta ditraktir, dari yang alim banget sampe yang ‘liar’ banget. Tapi gue sangat pemilih untuk teman bertukar pikiran. Gue bisa aja nih sangat cocok dan terbuka banget buat curhat soal cinta-cintaan sama salah seorang temen gue, tapi saat tau dalam hal lain, misalnya dalam pandangan politik gue ternyata sama dia berbeda pendapat, gue lebih memilih untuk gak ngobrol masalah politik sama dia. Karena gue cuma gak mau mencederai pertemanan gue karena beberapa opini gue dan dia berbeda. Gue lebih memilih untuk diam dan silently judging gitu sih daripada harus berdebat. Dan kalaupun terpaksa harus ngobrol tentang hal itu, gue cuma akan 'iya iya' aja ngedengerin dan terkesan not interested. Salah satu orang terdekat gue ternyata bisa 'ngebaca' hal ini, dan dia pun paham "Aku tau kamu tuh iya-iya aja tapi padahal diem diem gak kamu dengerin". Padahal sebenernya on the other side, gue termasuk orang yang 'panasan' orang yang kalo berbicara dan ngobrolin sesuatu itu cukup vokal dan ber api-api. Nah untuk hal itu, gue menulis ini. Karena yaaa, blog blog gue! hehe

25/10/16

Kotak Harta Karun

Entah kenapa dilingkungan saya ini, saya melihat sendiri bahwa komitmen memang susah untuk dipertahankan apalagi kalau berkenaan dengan adanya orang ketiga. Dan bahkan menjadi setia itu seperti perkara yang sulit dilakukan. Apa ternyata setia itu sekarang ini hanyalah kata dilirik lagu semata? Atau malah setia itu saat ini hanyalah nama sebuah band? iya, setia-band. Oke bye. haha
👧 gimana kalau dalam proses memperbaiki diri kamu, saya bertemu orang lain?
👦 tidak apa apa, berarti kamu bukan rejeki saya.

Kepada kamu, ya memang tentang jodoh tidak ada yang tahu, pun tidak ada yang bisa memaksakan. Sekuat apa aku menggenggam, apa yang tidak ditakdirkan untukku pasti akan terlepas. Aku tau, aku paham.

27/05/16

Jangan jadi orang jahat

T: Sumpah ya, lo gak usah sok berhati malaikat deh! Kalo gue jadi lo mah udah abis kali itu cewe.
F: Haha i'm not that angel kok, kesel sih, marah, pengen gue cakar cakar malah sebenernya..tapi.... gue cuma ga mau jadi orang jahat. Semua cerita itu selalu punya dua sisi, dari sisi kita dan dari sisi dia
T: I know, tapi secara kasat mata gitu loh maksud gue

12/05/16

LOST



 I used to think I couldn’t go a day without your smile. Without telling  you things and hearing your voice.
Then..that day arrived and It was so hard but the next day was harder. Iknew it was going to get worse and I wasn’t to be okay for a very long time.
Because losing someone isn’t an occasion or an event. It just doesn’t happen once. It happens over and over and over again.
I lose you everytime I see your name on my contact list, whenever that one song play on the radio, or when I discover your t-shirt at the bottom of my laundry. I lose you everytime I think of hugging you, holding you or waiting you. I go to bed at night and lose you when I wish I could tell you about my day. And when I wake up and realize you’re not there anymore. I begin to lose you all over again.

23/04/16

Tidak perlu sekarang

Katamu, bercanda denganku, berbincang dan berbagi cerita denganku merupakan salah satu dari sekian banyak hal favoritmu. Katamu, kamu membenci pagi tapi bisa saja tidak, jika aku menyapa pagimu. Ya memang tidak susah kok mengucapkan selamat pagi, mbak-mbak swalayan saja melakukannya. Aku berhasil melakukannya beberapa kali kan? Walau tidak setiap pagi dan kamu pun tidak setiap saat butuh itu.

21/01/16

In the end, people will judge you

Ntah beberapa hari yang lalu ada salah seorang temen gue yang komen mengenai perubahan yang terjadi pada diri gue, yep belakangan ini i lost 2kilos. Dikit sih emang, tapi ntah kenapa sedikit banyak orang sekitar gue pada sadar, dan temen gue pun nyeletuk “Jangan kurus kurus ih, ntar disangka ga bahagia!”  Oke emang temen gue ini ga bermaksud apa apa, celetukan asal aja. Tapi akhirnya gue jadi mikir, oh gosh gendut dikatain dan kurusan malah diomelin  hahaha
Dan sebenernya ada banyak sih hal yang gue rasain bikin ohmygod serba salah...

17/12/15

Semua orang pernah patah hati,and all you have to do are...

Mungkin benar, salah satu hal tersulit adalah melepaskan. Merelakan. Menyusun kembali kepingan dari hati yang patah. Dan memang hal itu bukan perkara mudah.
Namun, hidup tetap harus berjalan kan? Dan kamu, mungkin hanya harus terus tersenyum. Meski mungkin sekarang senyum itu bukan karena dia.

12/12/15

Dear, acne...

Kalo udah bicara masalah muka jerawat, bekas jerawat, flek ataupun lain sebagainya kayanya udah jadi masalah yang sensitip pisan yah di kalangan perempuan. Saya pribadi memiliki kulit yang cenderung berminyak dan sensitif. Sensitif maksud saya disini ya mudah berjerawat. Pengalaman saya, jerawat paling parah itu ada di setiap ujian menjelang kelulusan, and yeah..berasa anak pinter banget yah kesannya belajar sampe ga sempet ngurus muka hehe. Tapi serius, setiap kelas 9, 12 dan skripsi, jerawat saya panen. Super duper parah banget sekali pisan lah. Sampai waktu skripisi saya mulai malas keluar keluar karena pasti ditanya, “arin kapan lulus? Arin mukanya kenapa?” *SIGH*

30/11/15

Tulisan terakhir untuk dia yang pertama

Kepada kamu, yang merasa mungkin surat ini ditujukan untuk kamu.
Apa kabar? Ah, sapaan yang mungkin terasa begitu klise. Mengingat sebelumnya kita tidak pernah melewatkan satu hari pun tanpa kabar. Bahkan ada masanya kita setiap hari bertatap muka, bercerita, tertawa dan saling dekap. Tapi yasudah, ada masa yang memang harus dikenang saja, tersenyum lalu menerawang sendu sesudahnya.

23/09/15

The job that i never imagined before


15 Maret 2015! Iya itu hari saya wisuda dan saya pun resmi jadi seorang JOBLESS. Saat itu saya belum merasa bahwa saya ini seorang jobless atau pengangguran. Yang ada di benak saya saat itu hanya: SAYA LULUS DAN SAYA SARJANA! Alhasil saya masih santai karena saya belum sadar apa yang ada dihadapan saya. Sampai akhirnya saya jenuh karena lebih dari sebulan tidak memiliki kegiatan apapun, dari yang awalnya menolak beberapa pekerjaan sampai akhirnya sempat berpikir; kerja apaan aja deh, yang penting kerja.

26/08/15

Combining Lipstick (Maybelline + NYX)

Hi jadi sekarang mau nyoba nyoba bikin review atau share tentang produk kecantikan gitu hehe tapi ya namanya pemula, ya mohon dimaklumi yah kalau ada yang ga sesuai.
Mulai semester akhir kuliah kemarin atau tepatnya pas mulai ngerjain skripsi lah, aku tuh jadi suka make lipstik.

23/07/15

Separated

"Hi, apa kabar? Remember me?"
Sebuah kalimat singkat yang cukup membuat mataku terbelalak dan dahiku mengernyit. Bukan, bukan karena isi kalimat itu tapi karena nama pengirimnya.

07/07/15

Tentang pria baik hati

Teruntuk pria baik hati..
Hei apa kabar?
Sudah lama aku tidak melihatmu.
Mengagumi setiap cara pandang dan kelembutan sikapmu.
Apa kamu masih selalu menggerakan tangan kesana kemari ketika bercerita, menggambarkan detail yang ingin kamu sampaikan dengan mata berbinar? Apa kamu masih akan selalu tersenyum dan sesekali mengernyitkan dahi tanda kamu serius menyimak ketika mendengarkanku berbicara? Jika ya, teruslah seperti itu.

14/05/15

I just want you around

Long distance relationships can be very difficult, especially at the start. It can be very annoying when i love someone but we're separated by distance. The most difficult thing to deal with is the fact i can't see him.

22/09/14

Untuk kalian, teman bermain dan belajar.

Time's flies. We're grown up.
Sad. Happy.
We've been through. together.
and those time. farewell.
We have to face it :)

18/09/14

04/09/14

Thanks

My mommy always said that "Sometimes Allah doesn't give you what you want not because you don't deserve it, but because you deserve better. Be thankful and He will gives you more"
Thank you Allah, for this beautiful life :)